- Episode 2 -
Surat yg seharusnya dibaca khusus untuk Fikry kini telah
dibaca oleh Rizkan, Bella, dan Ainun
Fandy menyusup disela sela mereka, ingin membaca surat tsb.
Sambil terus mengarahkan kamera nya, Fandy mulai membaca penggalan surat itu
—-
Duhai imam yang ku damba
Don’t you remember...
Aku,
Ya,,,
Aku
Yang selalu kau kuatkan, disaat lemahku
Yang selalu kau bangkitkan, disaat terpuruku
Yang selalu kau dukung, disaat pupus asaku
Yang pernah kau beri rasa
Cinta
Don’t you remember?
What you’ve said before...
Setiap orang memiliki,
—-
Fandy br slse bc sebagian surat lalu tak sengaja bilang
“oowwhhh....so sweet....”
Rizkan yg menyadari hal itu, langsung menutup suratnya.
Rizkan : “oh no,,,isi surat ini tidak untuk dipublikasikan “
Kata Rizkan yg tau bahwa fandy sedang mengarahkan kamera nya
ke surat itu.
Fandy : “lhooo bang, ak kn blm slse bacanya??”
Rizkan “ini rahasia kami. Tdk boleh diketahui publik.
Hiikksss..”
Rizkan yg telah membaca keseluruhan isi surat pun mulai
sedih.
Bella dan Ainun yg sudah bc pun ikut sedih
Ainun : “Pak Fiik.....hiikkss..”
Matanya mulai berbinar binar.
Bella : “hiikkss...asli..!!!
Pak Fika TEGA banget! “”
Katanya sambil memegang erat surat itu. Matanya sudah tak
tahan menahan air mata.
Melihat Bella dan Ainun yg mulai menangis, Rizkan akhirnya
tak tahan lagi
Rizkan : “huaaaaa....hiikkss....
Okeh!!!....hiks
Ini ga bs dibiarin......
Pak Fiik harus tau isi surat ini...”
Rizkan yang sedari tadi emosional sudah tak mampu menampung
tumpahan air matanya.
Lutfi yg biasanya tegar dan gentle pun sampai sedih.
Akhirnya, Rizkan, Bella, dan Ainun pun bertekad untuk
memberitau Fikry ttg isi surat itu.
Rizkan : “entah bagaimana caranya,,,,Pak Fiik hrs tau isi
surat ini”
Katanya sambil menarih tangan di depan meja untuk kompakan
dengan Bella dan Ainun
Bella : “iyaahhh....aku setuju...hiks”
Jawab Bella seraya mengusap air matanya dan menaruh
tangannya di atas tangan Rizkan.
Ainun : “kita harus sepakat.....hikss...dan bekerja sama”
Jawabnya sambil menaruh tangannya di atas tangan Bella.
Rizkan : “Fand!...kamu juga harus ikut!”
Fandy : “lho kok saya jg kena....iya deh”
(Lumayan bs jd cerita vlog gw)
Jawabnya dan menaruh tangannya di atas tangan Ainun.
Lutfi memilih ke dapur, beres2, lalu pulang
Vya akhirnya slse menghitung kas hr ini, merapikannya, dan
pulang setelah berpamitan dengan geng yg lagi kompakan itu.
Sementara itu,
Tanpa mereka sadari, Fikry sudaah tidak ada di tempat, alias
pulang diam2 setelah berbincang dengan satpam tadi.
-to be continue-
No comments:
Post a Comment